Tracer Study Memperkecil Gap Kompetensi Lulusan Poltekkes Kemenkes dengan Kebutuhan Kompetensi Dunia Kerja

Lulusan Poltekkes Kemenkes diuntungkan dengan adanya sharing session, sebuah kegiatan yang mempertemukan para lulusan Poltekkes Kemenkes dengan beberapa ahli dari Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan guna meningkatan kompetensinya dan
mendayagunakan lulusan. Sesi ini diselenggarakan secara hybrid di Jakarta dan dihadiri lebih dari 100 orang alumni Poltekkes Kemenkes dari seluruh Indonesia secara daring.
Ditjen Nakes melalui Direktorat Penyediaan Nakes menyelenggarakan tracer study yang merupakan salah satu metode penelusuran lulusan untuk menyediakan informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi perguruan tinggi, dan dapat digunakan dalam penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi. Manfaat yang didapatkan dari tracer study ini sebagai bahan evaluasi serta rekomendasi dan perkembangan Poltekkes Kemenkes ke depan. Selain itu juga dapat bermanfaat untuk memperkecil gap/rentang antara kompetensi yang diperoleh lulusan saat kuliah dan dunia kerja.
Hasil dari tracer study sebanyak 75% telah bekerja 50.891 lulusan Poltekkes Kemenkes telah bekerja di RS Swasta, Puskesmas, RS Pemerintah, Klinik Swasta dan Pemerintah, Non Fasyankes dan Luar Negeri. Dan sebanyak 16% atau sekitar 11.328 orang lulusan Poltekkes Kemenkes belum bekerja. Hasil ini merupakan survei dari 67.437 responden lulusan Poltekkes Kemenkes dari Tahun 2020-2023.
Lulusan Poltekkes Kemenkes diharapkan berperan aktif dalam memperkecil gap kompetensi antara lulusan dengan kebutuhan di dunia kerja, termasuk persaingan global, dengan mengisi link berikut https://tracerstudy-poltekkeskemenkes.id/.
Seleksi Kolegium Kolegium Kesehatan Indonesia
Penyusunan Bezetting dan Formasi ASN Tahun 2024 di Lingkungan Ditjen Nakes
AKSELARASI PEMENUHAN KEBUTUHAN DOKTER SPESIALIS MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS) BERBASIS RUMAH...