Program Peningkatan Kapasitas Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes Resmi Diluncurkan

Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan secara resmi meluncurkan Program Peningkatan Kapasitas Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes pada Sabtu (13/07/2024). Program ini didukung oleh WHO SEARO dan WHO Indonesia dalam Biennium 2023-2025.
Adapun output program tersebut terdiri dari Roadmap Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes 2030; Coaching Teaching Dosen Kelas Internasional Poltekkes Yogyakarta, Medan, Pontianak, Surabaya oleh Expert WHO SEARO; 50 Buku Modul Keperawatan Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes; English Camp 50 Dosen Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes; dan Digital Platform Tracer Study Lulusan Poltekkes Kemenkes.
Mrs. Ai Tanimizu, Expert WHO SEARO (South East Asia Region) di bidang nursing education, secara khusus ditugaskan oleh WHO untuk melakukan Coaching Teaching, membantu meningkatkan kapasitas dosen kelas internasional Poltekkes Kemenkes tentang bagaimana mengajar mahasiswa keperawatan di kelas internasional.
Technical Officer, Essential Medicines/ Acting Team Lead Health System WHO Indonesia, Roderick Salenga menyampaikan bahwa di WHO Indonesia terdapat 6 pilar transformasi sistem kesehatan, salah satu yang terpenting adalah Tenaga Kesehatan. “WHO Indonesia sangat antusias untuk mendukung Kementerian Kesehatan dalam berbagai bidang teknis, mulai dari produksi, menjamin pemerataan distribusi, serta menjamin mutu pendidikan dan pelatihan” ujarnya.
Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas 38 Poltekkes Kemenkes dalam menyelenggarakan kelas internasional, sehingga kualitas tenaga kesehatan dapat memenuhi standar internasional. Selain itu, dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia dan juga di seluruh dunia.
"Hal ini memang menjadi fokus Kementerian Kesehatan, memperkuat sistem kesehatan di berbagai wilayah melalui program peningkatan kapasitas di institusi pendidikan tinggi. Program ini merupakan program prioritas pertama yang sejalan dengan komitmen kebijakan Indonesia untuk berkontribusi pada ketahanan kesehatan global" jelas Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, Arianti Anaya dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, beliau menyampaikan apresiasi kepada 50 dosen dari 19 Poltekkes Kemenkes yang telah menyelesaikan 50 buku modul keperawatan kelas internasional. Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan, Oos Fatimah Rosyati turut menyampaikan apresiasi kepada fasilitator dari UGM, UNY dan UII yang telah menjadi reviewer untuk pengembangan modul ini.
Seleksi Kolegium Kolegium Kesehatan Indonesia
Penyusunan Bezetting dan Formasi ASN Tahun 2024 di Lingkungan Ditjen Nakes
AKSELARASI PEMENUHAN KEBUTUHAN DOKTER SPESIALIS MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS) BERBASIS RUMAH...