Selamat Datang di Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI...

Ditjen SDM Kesehatan Gelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan Politeknik untuk Persiapan Re-Akreditasi Tahun 2026–2027

Ditjen SDM Kesehatan Gelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan Politeknik untuk Persiapan Re-Akreditasi Tahun 2026–2027

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan perpustakaan perguruan tinggi di lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan RI, Sekretariat Direktorat Jenderal SDM Kesehatan menyelenggarakan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perpustakaan Politeknik serta Koordinasi Persiapan Re-Akreditasi Perpustakaan Poltekkes Kementerian Kesehatan RI Tahun 2026–2027 pada Selasa, 7 April 2026, secara daring melalui Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) Pelataran Sehat.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas diterbitkannya Instrumen Akreditasi Perpustakaan Institut, Sekolah Tinggi, dan Politeknik yang terbaru oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pustakawan dan pengelola perpustakaan memiliki pemahaman yang sama terhadap instrumen terbaru sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi proses re-akreditasi perpustakaan pada periode 2026–2027.

Saat ini seluruh perpustakaan Poltekkes Kementerian Kesehatan RI telah berhasil memperoleh status akreditasi. Sebanyak 34 perpustakaan memperoleh predikat Akreditasi A dan 4 perpustakaan memperoleh predikat Akreditasi B. Memasuki masa re-akreditasi, diperlukan persiapan yang matang, baik dari sisi pemenuhan standar, penyusunan dokumen pendukung, maupun kesiapan eviden sesuai ketentuan terbaru.

Sosialisasi ini akan menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Renda Khris Ardhi Artha, S.Sos., M.Si., yang memaparkan perubahan instrumen akreditasi serta strategi pemenuhan indikator penilaian. Kegiatan akan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal SDM Kesehatan.

Selain memberikan pemahaman mengenai substansi instrumen akreditasi, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi antarperpustakaan Poltekkes Kementerian Kesehatan RI dalam menyusun langkah-langkah strategis menghadapi re-akreditasi. Peserta akan memperoleh informasi mengenai penyusunan dokumen akreditasi, pemenuhan standar nasional perpustakaan, serta berbagai praktik baik yang dapat diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri atas pustakawan dan pengelola perpustakaan Poltekkes Kementerian Kesehatan RI serta unit terkait di lingkungan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan. Peserta yang memenuhi ketentuan kehadiran akan memperoleh sertifikat sebesar 2 Jam Pelajaran (JPL).

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Direktorat Jenderal SDM Kesehatan berharap seluruh perpustakaan Poltekkes Kementerian Kesehatan RI semakin siap menghadapi proses re-akreditasi serta mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sesuai Standar Nasional Perpustakaan. Dengan demikian, perpustakaan di lingkungan Poltekkes diharapkan dapat terus mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi kesehatan yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.