Town Hall Tahun 2026, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan
Gelar Town Hall Tahun 2026, Dirjen SDM Kesehatan Ajak Seluruh Insan Perkuat Budaya Kerja Kolaboratif
Selasa, 14 Juli 2026 - Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan kembali menggelar Town Hall Meeting Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil guna mendukung percepatan transformasi sistem kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Tinggi Pratama, Ketua Tim Kerja, dan Project Management Officer (PMO) di lingkungan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, serta para Direktur dan Wakil Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal SDM Kesehatan, dr. Yuli Farianti, M.Epid (Direktur Ditjen Sumber Daya Manusia Kesehatan) menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas capaian kinerja yang berhasil diraih hingga Semester I Tahun 2026. Keberhasilan ini merupakan kolaborasi seluruh insan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan. "Capaian ini bukan hasil kerja individu, melainkan hasil kerja sama seluruh unit, seluruh tim kerja, dan seluruh insan Ditjen SDM Kesehatan. Bagi indikator yang saat ini masih dalam proses pencapaian, saya mengajak kita semua untuk tetap optimis, menjaga semangat, memperkuat koordinasi, dan terus bekerja keras agar seluruh target kinerja tahun 2026 dapat tercapai dengan baik." ujarnya.
Foto dr. Yuli Farianti, M.Epid (Direktur Ditjen Sumber Daya Manusia Kesehatan)
Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal SDM Kesehatan turut mengajak seluruh pegawai untuk menginternalisasikan tiga nilai yaitu Agile, Akuntabel dan Berintegritas, serta Berdampak. Nilai Agile menuntut seluruh insan Ditjen SDM Kesehatan untuk mampu beradaptasi dengan cepat dan terbuka terhadap perubahan. Sementara itu, nilai Akuntabel dan Berintegritas menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan publik melalui kejujuran profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab. Adapun nilai Berdampak menegaskan bahwa keberhasilan organisasi diukur dari sejauh mana pekerjaan kita memberikan manfaat nyata.
“Mari kita jadikan Town Hall ini sebagai momentum memperkuat komitmen untuk terus bertransformasi, meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.” tegas Yuli Farianti.
Dalam kegiatan ini turut menghadirkan Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi untuk menyampaikan terkait Perubahan Budaya Kerja, perwakilan Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur (P2KA) Kementerian Kesehatan menyampaikan terkait Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Kemenkes, serta dari ESQ yang menyampaikan terkait Pembentukan Karakter ASN melalui Penguatan Nilai (Values, Kepemimpinan, Integritas, Pelayanan, Kolaborasi, dan Spiritualitas dalam Bekerja).
Melalui pertemuan ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman arah organisasi, memperkuat komunikasi, serta membangun kolaborasi lintas unit dalam menghadapi tantangan pembangunan SDM kesehatan.
