Selamat Datang di Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI...

ToT KAIGO Perkuat Kompetensi Dosen Poltekkes, Implementasi Kolaborasi Kemenkes–JICA Makin Konkret

ToT KAIGO Perkuat Kompetensi Dosen Poltekkes, Implementasi Kolaborasi Kemenkes–JICA Makin Konkret

Direktorat Penyediaan SDM Kesehatan bersama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) Project KAIGO menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Modul KAIGO Tahap I bagi dosen Poltekkes Kemenkes pada tanggal 2–6 Februari 2026 di Poltekkes Kemenkes Jakarta I. Pada waktu yang hampir bersamaan, dilaksanakan juga Workshop Bahasa Jepang metode IRODORI pada tanggal 4–5 Februari 2026 di lokasi yang sama. Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi proyek Enhancement of KAIGO Competency 2025–2028, hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal SDM Kesehatan dan JICA, dengan dukungan The Japan Foundation pada komponen penguatan bahasa Jepang.

ToT Modul KAIGO Tahap I diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari Poltekkes proyek percontohan, yaitu Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Jakarta III, Mataram, dan Tanjung Karang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan serta meningkatkan pemahaman terhadap 28 Modul dan 44 Standar Operasional Prosedur (SOP) KAIGO yang telah disusun tim modul bersama para ahli dari proyek KAIGO JICA sejak tahun 2025.

Dalam sambutannya, Direktur Penyediaan SDM Kesehatan, Ibu Anna Kurniati, menekankan pentingnya semangat kolaboratif dalam pengembangan kompetensi dosen.

“Kegiatan ini diselenggarakan bagi dosen Poltekkes proyek percontohan KAIGO untuk saling mengajarkan dan memahami 28 Modul dan 44 SOP sesuai pembagian tanggung jawab masing-masing Poltekkes. Dengan pendampingan para tenaga ahli KAIGO dari Jepang, kami berharap seluruh peserta memahami modul secara utuh dan siap mengimplementasikan di institusi masing-masing serta menyebarluaskan ke Poltekkes lainnya,” ujarnya.

Pelatihan dirancang aplikatif dengan menekankan prinsip pelayanan yang aman, efektif, dan berpusat pada kebutuhan lansia. Para ahli dari proyek KAIGO JICA memberikan pendampingan langsung sekaligus berbagi praktik baik sistem perawatan lansia di Jepang. Kegiatan ToT tahap pertama ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis dosen Poltekkes terkait perawatan lansia yang memuat teknik-teknik KAIGO. Modul dan SOP KAIGO tersebut akan diterapkan sebagai bagian dari kurikulum program studi DIII Keperawatan 4 Poltekkes percontohan proyek, untuk selanjutnya disebarluaskan pada Poltekkes lainnya. Dampak yang diharapkan tidak hanya peningkatan kapasitas individu, tetapi juga penguatan sistem pendidikan vokasi keperawatan khususnya di bidang lansia.

Sementara itu, Workshop Bahasa Jepang metode IRODORI diikuti oleh 13 dosen bahasa Jepang dari berbagai Poltekkes yaitu Jakarta I, Jakarta III, Mataram, Tanjung Karang, Bengkulu, Malang, Bandung, Yogyakarta, dan Kalimantan Timur. Workshop ini bertujuan memperkuat kompetensi pengajaran bahasa Jepang berbasis pendekatan komunikatif yang kontekstual. Penguatan kapasitas bahasa menjadi elemen penting dalam mendukung kesiapan lulusan yang akan berkiprah bekerja di Jepang dalam skema kerja sama internasional, khususnya di bidang perawatan lansia.

Pada akhir rangkaian kegiatan, 6 Februari 2026, para peserta ToT Modul KAIGO Tahap I berkesempatan melakukan dialog langsung dengan Executive Senior Vice President JICA Headquarters, Ibu Katsura Miyazaki, yang hadir mengunjungi Poltekkes Kemenkes Jakarta I sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Indonesia. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam keberlanjutan implementasi proyek. Direktorat Penyediaan SDM Kesehatan menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin erat. Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan SDM kesehatan Indonesia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. (red/nis/hlg/ahm)