DIREKTORAT JENDERAL SDMK TERIMA KUNJUNGAN MAHASISWA STIKES RS HUSADA TERKAIT PENGEMBANGAN SDM KESEHATAN DI ERA DIGITAL
Jakarta, 22 September 2026 – Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen SDMK) menerima kunjungan 84 mahasiswa STIKES RS Husada dalam rangkaian Fit Journey yang diselenggarakan BEM STIKES RS Husada. Mengusung tema “Synergy for Global Standards 2026: Kolaborasi SDM Unggul sebagai Agent of Change menuju Digitalisasi Layanan Klinis yang Adaptif dan Terstandarisasi Global”, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran Ditjen SDMK dalam pengembangan SDM kesehatan.
Bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Ditjen SDMK, kegiatan diisi dengan pemaparan materi “Kebijakan Pelatihan Sumber Daya Manusia pada Era Transformasi Digital” oleh Direktorat Mutu SDMK. Materi membahas arah pengembangan kompetensi SDM kesehatan melalui pemanfaatan teknologi, pembelajaran berkelanjutan, serta kesiapan tenaga kesehatan menghadapi perkembangan dan tuntutan standar global.
“Transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana kita memastikan SDM kesehatan memiliki kompetensi dan kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi. Karena itu, pengembangan kompetensi harus berjalan secara berkelanjutan agar tenaga kesehatan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang,” ujar Lenny Agustaria Banjarnahor, Ketua Tim Kerja Pengembangan Tata Kelola dan Monitoring Evaluasi Pelatihan Bidang Kesehatan.
Selain itu, Nopianto Ricaesar, Ketua Tim Kerja Pengembangan Digitalisasi Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi SDM Kesehatan, memperkenalkan Learning Management System (LMS) sebagai salah satu pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi insan kesehatan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme mahasiswa, serta office tour ke sejumlah area di Gedung Ditjen SDMK. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan mengenai kebijakan pengembangan SDM kesehatan sekaligus gambaran tentang peran dan lingkungan kerja pemerintah dalam mendukung transformasi kesehatan (hf).
