Profil Pejabat
dr. Yuli Farianti, M.Epid
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan

Yuli Farianti merupakan sosok inspiratif yang lahir di Jakarta pada tahun 1971. Beliau mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan sejak tahun 2025. Perempuan yang menempuh pendidikan Dokter Umum di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI dan melanjutkan pendidikan Magister Epidemiologi di Universitas Indonesia ini mengawali karir sebagai Dokter PTT (Kepala Puskesmas Garateng Kindang Bulukumba Sulawesi Selatan) pada tahun 1998.
Beliau memiliki rekam jejak panjang dalam bidang kebijakan pembiayaan dan jaminan kesehatan serta mengemban berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Kepala Bidang Pembiayaan Kesehatan, Kepala Bidang Jaminan Kesehatan, serta Koordinator Kelompok Substansi Jaminan Kesehatan. Hingga pada tahun 2022 beliau dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan.
Dengan latar belakang pendidikan sebagai dokter umum dan magister epidemiologi, beliau tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga visi yang luas untuk membangun sistem kesehatan yang lebih baik. Sebelum beliau dipercaya sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, beliau juga pernah bertugas sebagai Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia pada tahun 2024.
Albertus Yudha Poerwadi, SE, M.SI.,CA., CPMA, CPIA
Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan

Albertus Yudha Poerwadi menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan sejak Agustus 2023, sebelumnya beliau menjabat sebagai Inspektur Investigasi di Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2023 dan sebagai Inspektur IV periode 2017 sampai dengan 2020. Disamping itu bertugas sebagai Dewan Pengawas di Rumah Sakit Vertikal di lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pria yang memulai karirnya sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini menamatkan pendidikan Akuntan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Sumatera Utara, dan melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan di Universitas Syiah Kuala, Aceh.
Sepanjang kariernya, beliau telah mengikuti seminar, symposium, pendidikan dan pelatihan di dalam maupun luar negeri, serta sertifikasi dalam bidang Akuntan dan Auditor.
Laode Musafin, SKM, M.Kes
Direktur Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan

Laode Musafin menjabat sebagai Direktur Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan sejak 21 Desember 2023. Sebelumnya, pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar tahun 2015 dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta tahun 2020. Beliau meraih gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan dari Universitas Hasanuddin.
Sepanjang kariernya, beliau telah mengikuti berbagai pelatihan internasional di Australia, Thailand, Swiss, dan China, yang memperkaya perspektifnya dalam kebijakan kesehatan global, perencanaan, serta diplomasi kesehatan.
Anna Kurniati, MA, P.hD
Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan

Anna Kurniati adalah seorang Analis Kebijakan dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sebelum menjabat sebagai Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan pada tahun 2025, beliau merupakan Direktur Pendayagunaan Tenaga Kesehatan pada tahun 2022.
Disamping itu, beliau juga memimpin Poltekkes WHO Collaborating Center untuk Pengembangan Keperawatan dan Kebidanan, yang berperan dalam koordinasi 38 politeknik kesehatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan, dan riset di tingkat nasional hingga global.
Peraih gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Leeds University dan gelar Ph.D dari National Cheng Kung University ini aktif dalam kerja sama internasional, termasuk sebagai Chair Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health (AAAH) dan National Authority untuk WHO Code of Practice on the International Recruitment of Health Personnel.
dr. Ika Trisia, MKM
Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan

Ika Trisia memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Subbagian Akuntabilitas Kinerja & Pelayanan Publik, Kepala Sub Bagian Penataan Kelembagaan, Kepala Subbagian Analisis Jabatan, hingga Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Pada tahun 2025, beliau dipercaya menjabat sebagai Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Perempuan kelahiran Jakarta, 2 Juni 1974 ini menyelesaikan pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti serta Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia.
dr. Zubaidah Elvia, MPH
Direktur Pembinaan Dan Pengawasan Sumber Daya manusia Kesehatan

Zubaidah Elvia mengawali kariernya sebagai Dokter Umum di Puskesmas Tanjung Raja sejak tahun 1994 sampai dengan tahun 1997 dan RSUD Palembang Bari pada tahun 1998 sampai dengan tahun 2000. Beliau kemudian menempati beberapa posisi strategis di RSUP Persahabatan pada tahun 2006 sampai dengan tahun 2017 dan menjabat sebagai Direktur Utama RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang pada tahun 2018.
Pada tahun 2022, beliau dipercaya menjabat sebagai Direktur Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Perempuan kelahiran Palembang, 16 Maret 1969 ini menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Sriwijaya dan Magister Manajemen Rumah Sakit di Universitas Gadjah Mada.
dr. Yudhi Pramono, MARS
Direktur Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan

Yudhi Pramono menjabat sebagai Direktur Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan pada Juni 2025. Sebelumnya, beliau telah mengemban berbagai posisi strategis sebagai Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada periode Juni 2024 hingga Maret 2025, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sejak September 2022 hingga Juni 2025. Sebelumnya, beliau juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok sejak November 2020 hingga September 2022. Dalam perjalanan kariernya, beliau telah mengikuti berbagai pelatihan teknis dan manajerial.
Kariernya diawali dari pelayanan medis, yakni sebagai Dokter di RS Gotong Royong Surabaya pada tahun 2022. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan Magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Raspati Indonesia.
